Tampilkan postingan dengan label Trick HP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trick HP. Tampilkan semua postingan

NOKIA SL3 SIMLOCK CORRUPT REPAIR

Feature : 
  • Repair SIMLOCK Corrupt Nokia 5130XM (RM-495)
  • Repair SIMLOCK Corrupt Nokia 2700C (RM-561)
  • Repair SIMLOCK Corrupt Nokia 2730C (RM-578, RM-579)
  • Standalone
  • Interface using UFS, JAF, or ATF
  • FREE !!!
DOWNLOAD LINK

READMORE -

Cara Mudah Cek Nomor HP

Cara Mudah Cek Nomor HP - Banyak pengguna telepon genggam yang tidak tau berapa nomor Handphonenya sendiri. Meskipun trik ini bisa dikatakan trik yang paling disepelakan, justru trik ini adalah trik yang paling penting bagi pengguna telepon genggam. Karena, untuk mengisi pulsa kita juga harus tau berapa nomor HP kita sendiri. Meskipun ada juga pulsa yang berbentuk voucer. Buat yang lagi cari trik Cara Mudah Cek Nomor HP admin akan bagikan trik mudah nya.

Cara Mudah Cek Nomor HP !
Operator Telkomsel Ketik *808*123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator XL Ketik *123*22*1*1*# lalu tekan Ok/Yes
Operator Indosat *777*8# lalu tekan Ok/Yes
Operator Axis Ketik *2# lalu tekan Ok/Yes
Operator Tri Ketik *998# lalu tekan Ok/Yes

Untuk perdana FLEXI, ESIA, StarOne, SMART dan FREN
Pasang simcard di ponsel Nokia, lalu ketik : *3001#kode pengaman# .
Contoh : *3001#12345# Lalu tunggu sampai keluar Menu,
pilih NAM1 kemudian geser kebawah pilih “Own number (MDN)“.

Selamat MencobaTerbitkan Entri
READMORE - Cara Mudah Cek Nomor HP

Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen Ponsel

1. SOFTWARE Fungsi : Untuk melakukan Kontrol perangkat keras dan menjalankan perangkat lunak
  • Mati total
  • UPP Bad Respon 02 
  • Error data 2 ( Tornado ) 
  • Contact retailer / contact service 
  • Phone restic ( cek IMEI ????? ) 
2. IC Flash Fungsi :Komponen ini sebagai media penyimpanan data pada ponsel yang tidak permanen dalam kata lain dapat diubah atau ditambah dengan data-data yang berada pada komputer. Alat ini sama fungsinya dengan harddisk pada komputer. Trouble Shooting

  • Restart 
  • Tiba-tiba Ponsel mati sendiri 
  • Contact Service 
  • LCD blank 
  • Mati total 
  • Salah satu data hilang dari menu 
3. EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory) Fungsi :Sebagai tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung dengan adanya arus listrik dari ponsel tersebut, karena sudah ada battery khusus atau arus listrik yang telah dimilikinya, biasanya komponen ini menyimpan data pabrik seperti IMEI1, IMEI2, Security Code, Versi program dan tanggal pembuatan. Namun untuk ponsel merk Nokia keluaran terbaru data yang terdapat pada komponen ini tidak dapat diubah. Trouble Shooting
  • Mati total (software ) 
4. MCU (Master Control Unit) Fungsi :Data yang ada di dalam ponsel yang terletak berada pada IC Audio, data ini bersifat permanen atau sudah dari pabrik, seperti : versi program ponsel, IMEI, tahun pembuatan, dan phone code. Trouble Shooting
  • Mati total ( software ) 
5. IC RAM Fungsi :Komponen ini pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data juga, tapi sifatnya hanya sementara, karena komponen ini cara kerjanya tergantung pada arus listrik yang terdapat dalam komponen tersebut. Jika ponsel dimatikan maka secara langsung data yang terdapat dalam komponen tersebut akan hilang dengan sendirinya. Komponen ini sangat berkaitan erat dengan aktifitas CPU. Semakin besar kapasitas dari RAM maka akan baik Dula kinerja dari CPU, tetapi jika RAM mengalami kerusakan maka CPU tidak bisa bekerja.

6. IC Charging Fungsi :Komponen ini akan bekerja secara otomatis pada saat pengisian yang bekerja hanya untuk mengisi tegangan battery yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Pengontrol. Trouble Shooting
  • No charging 
  • Batrei Cepat habis
7. IC UI Fungsi :Sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU padaVibrator,Buzzer, Led dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam ponsel. Trouble Shooting
  • Mati total 
  • Tidak ada getar 
  • Dering mati 
  • Led mati 
8. IC PA Fungsi :Sebagai pengontrol tegangan sinyal TX serta penguat akhir sinyal yang akan dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat pada ponsel. Trouble Shooting
  • Sinyal keluar kemudian hilang 
  • Tidak transmit 
  • Mencari jaringan 
  • Nyedot batre 
  • Mati Total
9. IC RF (HAGAR) Fungsi :Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian dapat bekerja dengan baik. Komponen ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu: IF, Mixer, Osilator, Detektor, Enkoder, Dekoder, AFC, Tone Frequency dan Squelch. Trouble Shooting
  • Mencari jaringan 
  • Keluar salah satu jaringan 
  • Mati Total
  • Restart 
  • Blank Putih pada LCD 
10. IC VCO (Voltage Control Oscilator) Fungsi :Sebagai osilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap sama dengan yang dipancarkan. Disamping itu piranti ini juga berfungsi sebagai pengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor. Trouble Shooting
  • Hanya salah satu kartu yang bias digunakan 
  • Mencari jaringan ( serching ) Sinyal keluar kemudian hilang 
11. LCD (Liquid Crystal Display) Fungsi :Sebagai alat yang akan menampilkan semua aktifitas dan ponsel, sebagai media komunikasi baca dan tulis pada ponsel. Trouble Shooting
  • Blank 
  • Tulisan terbalik/berantakan 
  • Pecah 
12. Keypad Fungsi :Sebagai peralatan input yang memberikan perintah data kepada CPU ponsel untuk diproses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang berkaitan dalam ponsel. Trouble Shooting
  • Blank 
  • Tulisan terbalik/berantakan 
  • Pecah 
13. Battery Fungsi :sebagai sumber arus listrik yang diperlukan untuk memberikan arus listrik pada ponsel. Battery untuk ponsel ada beberapa macam, yaitu Nickel-Metal Hydrate (NiMH), Lithium-Ion (LiON), dan Lithium-Poly¬I RI- (LiPoly) Trouble Shooting
  • Ngedrop 
  • Pada saat melakukan panggilan, hp langsung mati 
  • Lampu LCD berkedip kedip 
  • Charging gagal
Komentar Anda Sangat Bermanfaat Bagi Perkembangan Blog InI
READMORE - Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen Ponsel

Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen Ponsel

1. SOFTWARE Fungsi : Untuk melakukan Kontrol perangkat keras dan menjalankan perangkat lunak
  • Mati total
  • UPP Bad Respon 02 
  • Error data 2 ( Tornado ) 
  • Contact retailer / contact service 
  • Phone restic ( cek IMEI ????? ) 
2. IC Flash Fungsi :Komponen ini sebagai media penyimpanan data pada ponsel yang tidak permanen dalam kata lain dapat diubah atau ditambah dengan data-data yang berada pada komputer. Alat ini sama fungsinya dengan harddisk pada komputer. Trouble Shooting

  • Restart 
  • Tiba-tiba Ponsel mati sendiri 
  • Contact Service 
  • LCD blank 
  • Mati total 
  • Salah satu data hilang dari menu 
3. EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory) Fungsi :Sebagai tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung dengan adanya arus listrik dari ponsel tersebut, karena sudah ada battery khusus atau arus listrik yang telah dimilikinya, biasanya komponen ini menyimpan data pabrik seperti IMEI1, IMEI2, Security Code, Versi program dan tanggal pembuatan. Namun untuk ponsel merk Nokia keluaran terbaru data yang terdapat pada komponen ini tidak dapat diubah. Trouble Shooting
  • Mati total (software ) 
4. MCU (Master Control Unit) Fungsi :Data yang ada di dalam ponsel yang terletak berada pada IC Audio, data ini bersifat permanen atau sudah dari pabrik, seperti : versi program ponsel, IMEI, tahun pembuatan, dan phone code. Trouble Shooting
  • Mati total ( software ) 
5. IC RAM Fungsi :Komponen ini pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data juga, tapi sifatnya hanya sementara, karena komponen ini cara kerjanya tergantung pada arus listrik yang terdapat dalam komponen tersebut. Jika ponsel dimatikan maka secara langsung data yang terdapat dalam komponen tersebut akan hilang dengan sendirinya. Komponen ini sangat berkaitan erat dengan aktifitas CPU. Semakin besar kapasitas dari RAM maka akan baik Dula kinerja dari CPU, tetapi jika RAM mengalami kerusakan maka CPU tidak bisa bekerja.

6. IC Charging Fungsi :Komponen ini akan bekerja secara otomatis pada saat pengisian yang bekerja hanya untuk mengisi tegangan battery yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Pengontrol. Trouble Shooting
  • No charging 
  • Batrei Cepat habis
7. IC UI Fungsi :Sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU padaVibrator,Buzzer, Led dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam ponsel. Trouble Shooting
  • Mati total 
  • Tidak ada getar 
  • Dering mati 
  • Led mati 
8. IC PA Fungsi :Sebagai pengontrol tegangan sinyal TX serta penguat akhir sinyal yang akan dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat pada ponsel. Trouble Shooting
  • Sinyal keluar kemudian hilang 
  • Tidak transmit 
  • Mencari jaringan 
  • Nyedot batre 
  • Mati Total
9. IC RF (HAGAR) Fungsi :Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian dapat bekerja dengan baik. Komponen ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu: IF, Mixer, Osilator, Detektor, Enkoder, Dekoder, AFC, Tone Frequency dan Squelch. Trouble Shooting
  • Mencari jaringan 
  • Keluar salah satu jaringan 
  • Mati Total
  • Restart 
  • Blank Putih pada LCD 
10. IC VCO (Voltage Control Oscilator) Fungsi :Sebagai osilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap sama dengan yang dipancarkan. Disamping itu piranti ini juga berfungsi sebagai pengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor. Trouble Shooting
  • Hanya salah satu kartu yang bias digunakan 
  • Mencari jaringan ( serching ) Sinyal keluar kemudian hilang 
11. LCD (Liquid Crystal Display) Fungsi :Sebagai alat yang akan menampilkan semua aktifitas dan ponsel, sebagai media komunikasi baca dan tulis pada ponsel. Trouble Shooting
  • Blank 
  • Tulisan terbalik/berantakan 
  • Pecah 
12. Keypad Fungsi :Sebagai peralatan input yang memberikan perintah data kepada CPU ponsel untuk diproses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang berkaitan dalam ponsel. Trouble Shooting
  • Blank 
  • Tulisan terbalik/berantakan 
  • Pecah 
13. Battery Fungsi :sebagai sumber arus listrik yang diperlukan untuk memberikan arus listrik pada ponsel. Battery untuk ponsel ada beberapa macam, yaitu Nickel-Metal Hydrate (NiMH), Lithium-Ion (LiON), dan Lithium-Poly¬I RI- (LiPoly) Trouble Shooting
  • Ngedrop 
  • Pada saat melakukan panggilan, hp langsung mati 
  • Lampu LCD berkedip kedip 
  • Charging gagal
Komentar Anda Sangat Bermanfaat Bagi Perkembangan Blog InI
READMORE - Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen Ponsel

Pengenalan Perlengkapan alat-alat Servis Ponsel dan Fungsinya

Seperti yang kita ketahui bersama Ponsel terdiri dari dua bagian yang tidak dapat dipisahkan yaitu perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software). Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang tata cara teknis memperbaiki Ponsel baik software maupun hardware, pertama kita kenalan dulu dengan perangkat servis yang akan di gunakan.

Langsung saja sebenarnya apa saja sih perlengkapan yang dibutuhkan untuk bisa menjadi teknisi Ponsel. Mungkin artikel ini bisa membantu anda, antara lain:

A. Power Supply
Sebagai sumber daya saat bagian Ponsel diperbaiki, secara logika power supply dijadikan pengganti battery Ponsel anda dan sebagai pengatur arus listrik yang masuk dari ponsel anda.

 Fitur yang sebaiknya ada:

  • Voltage dapat dilihat dengan mudah melalui design Dual Digital Display. 
  • Dengan system Multi-Functional Telecom Power Supply. 
  • Dengan Highly Sensitive Electronic Protection untuk melindungi PCB dari kerusakan yang fatal. 
  • Dengan Continuous Adjustablility agar lebih voltage output lebih stabil. 


B. Digital Multimeter
Sebagai alat ukur. Sebaiknya anda menggunakan multimeter yang tampilannya sudah digital karena pengukuran komponen dan test pada suatu test poin sudah menunjukkan presisi / posisi detail angka yang mendetail.

C. BGA Multifunctional Repair Platform
Sebagai pencetak komponen-komponen IC,SMD,BGA secara lebih akurat. Penyolderan pada cetakan menggunakan pasta timah. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Untuk solder dan pengetesan platform SMD, PCB 
  • Design dengan Anti Listrik Statik 
  • Design untuk Ground connection 
  • Modul posisi BGA secara magnetik 
  • Model referensi chip yang bervariasi 


D. Welding Remover
Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:

  • Bahan atau elemen material yang mendukung sehingga lebih awet. 
  • Air flow dan temperatur yang cocok proses soldering dan unsoldering SMD seperti : SOIC, CHIP, QFP, PLCC, IC, BGA, dll. 
  • Menggunakan design Anti-Static 
  • Air Flow Rate : 0,3 - 24 L/min 
  • Heat Element : 50 Watt Metal Heater 
  • Hot Air Temperature Range : 100°C - 480°C 


E. High Precision Thermostat Soldering Station
Fungsi hampir sama dengan welding remover. Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan bahan elemen material "Anti-Hot Technology" & "Low Power" sehingga alat ini menjadi lebih tahan lama. 
  • Dengan cahaya lampu khusus yang tidak melelahkan mata Anda. 
  • Dengan "Variable and Adjustable Heat Control" yang berfungsi untuk mengontrol temperatur yang dapat di lock, agar panas selalu stabil. 
  • Heating Element : Ceramic Heater 
  • Temperature Range : 200 ~ 480 °C 
  • Temperature Stability : ± 1 °C (no load) 
  • Tip to Ground Resistance : di bawah 2Ω 
  • Tip to Ground Potential : di bawah 2mV 


F. Intelligent Frequency Counter
Untuk mengontrol Frequency Counter termasuk Measure Frequency, Measure Period, Check Crystal, Calculation Function yang khusus didesign untuk perbaikan ponsel. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Tampilan secara digital atau LCD 
  • Akurasi penghitungan yang bagus 
  • Dengan Microcomputer Control yang menggunakan Light Touch Keyboard dan Key Sound Function 
  • Termasuk Special Test Probe. Dapat menunjukkan Frequency Voltage Peak Value dan Power Value 


G. Ultrasonic Cleaning Machine Sel
Fungsi untuk membersihkan PCB pada Ponsel lebih cepat dan aman. Cara ini lebih efektif daripada menggunakkan sikat pembersih, merendam dalam cairan pembersih, ataupun melalui penguapan. Dan hal tersebut cukup ampuh untuk membersihkan sampah kotor, ataupun cairan flux, menembus rangkaian pada circuit board dan SMD. Gelombang ultrasonic bergerak dengan solusi pembersihan, melakukan efek cavitasi (cavitation), dengan formasi cepat yang menghasilkan gelembung mikroskopik.

Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan LED digital display status. 
  • Dengan design somatology. 
  • Dengan Frekuensi Tinggi untuk pencucian lebih maximal. 


H. Electronic Desktop Lamps dengan Amplifying Lens
Sebagai alat penerangan saat melakukan perbaikan atau test komponen yang biasanya dilengkapi dengan kaca pembesar/lup. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan Ring-Formed Electronic Power-Saving Shadowless Bulb, yang berfungsi menghilangkan pantulan lampu ke mata saat Anda bekerja 
  • Dengan Omni-Directions yang dapat diputar 360° sehingga memudahkan kita bekerja. 


I. Full Skematik + Panduan Cara Repair/Service untuk Berbagai Tipe Ponsel
Meliputi wiring diagram, tata letak komponen, panduan service, test poin index, dll. Buku ini biasanya berukuran A5 dengan gambar dan tipe handphone, ada juga yang berbentuk CD. Sebaiknya Anda mencari tipe-tipe Ponsel yang sedang trend atau yang kemungkinan lebih banyak dicari orang handphone secondnya.


J. Sparepart Handphone
Dalam perbaikan Ponsel kita juga memerlukan sparepart baik itu layar LCD, speaker, kabel, dll. Anda bisa mendapatkannya bebas di pasaran. Biasanya kalau Anda membeli dalam partai besar maka harga beli akan lebih murah ketimbang secara eceran.


K. Komputer dan media akses
Sebagai penyimpan data dan proses perbaikan software pada Ponsel yang rusak. Karena dalam perbaikan Ponsel, selain bagian hardware adapun bagian software yang rusak karena corrupt atau hang. Untuk itu diperlukan scanning, flasher, format dll. Media untuk proses perbaikan software bisa menggunakan Grifin, Tornado dll. Atau yang lain dengan kabel data, bluetooth atau infrared sebagai media akses.

Komentar Anda Sangat Bermanfaat Bagi Perkembangan Blog InI
READMORE - Pengenalan Perlengkapan alat-alat Servis Ponsel dan Fungsinya

Pengenalan Perlengkapan alat-alat Servis Ponsel dan Fungsinya

Seperti yang kita ketahui bersama Ponsel terdiri dari dua bagian yang tidak dapat dipisahkan yaitu perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software). Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang tata cara teknis memperbaiki Ponsel baik software maupun hardware, pertama kita kenalan dulu dengan perangkat servis yang akan di gunakan.

Langsung saja sebenarnya apa saja sih perlengkapan yang dibutuhkan untuk bisa menjadi teknisi Ponsel. Mungkin artikel ini bisa membantu anda, antara lain:

A. Power Supply
Sebagai sumber daya saat bagian Ponsel diperbaiki, secara logika power supply dijadikan pengganti battery Ponsel anda dan sebagai pengatur arus listrik yang masuk dari ponsel anda.

 Fitur yang sebaiknya ada:

  • Voltage dapat dilihat dengan mudah melalui design Dual Digital Display. 
  • Dengan system Multi-Functional Telecom Power Supply. 
  • Dengan Highly Sensitive Electronic Protection untuk melindungi PCB dari kerusakan yang fatal. 
  • Dengan Continuous Adjustablility agar lebih voltage output lebih stabil. 


B. Digital Multimeter
Sebagai alat ukur. Sebaiknya anda menggunakan multimeter yang tampilannya sudah digital karena pengukuran komponen dan test pada suatu test poin sudah menunjukkan presisi / posisi detail angka yang mendetail.

C. BGA Multifunctional Repair Platform
Sebagai pencetak komponen-komponen IC,SMD,BGA secara lebih akurat. Penyolderan pada cetakan menggunakan pasta timah. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Untuk solder dan pengetesan platform SMD, PCB 
  • Design dengan Anti Listrik Statik 
  • Design untuk Ground connection 
  • Modul posisi BGA secara magnetik 
  • Model referensi chip yang bervariasi 


D. Welding Remover
Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:

  • Bahan atau elemen material yang mendukung sehingga lebih awet. 
  • Air flow dan temperatur yang cocok proses soldering dan unsoldering SMD seperti : SOIC, CHIP, QFP, PLCC, IC, BGA, dll. 
  • Menggunakan design Anti-Static 
  • Air Flow Rate : 0,3 - 24 L/min 
  • Heat Element : 50 Watt Metal Heater 
  • Hot Air Temperature Range : 100°C - 480°C 


E. High Precision Thermostat Soldering Station
Fungsi hampir sama dengan welding remover. Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan bahan elemen material "Anti-Hot Technology" & "Low Power" sehingga alat ini menjadi lebih tahan lama. 
  • Dengan cahaya lampu khusus yang tidak melelahkan mata Anda. 
  • Dengan "Variable and Adjustable Heat Control" yang berfungsi untuk mengontrol temperatur yang dapat di lock, agar panas selalu stabil. 
  • Heating Element : Ceramic Heater 
  • Temperature Range : 200 ~ 480 °C 
  • Temperature Stability : ± 1 °C (no load) 
  • Tip to Ground Resistance : di bawah 2Ω 
  • Tip to Ground Potential : di bawah 2mV 


F. Intelligent Frequency Counter
Untuk mengontrol Frequency Counter termasuk Measure Frequency, Measure Period, Check Crystal, Calculation Function yang khusus didesign untuk perbaikan ponsel. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Tampilan secara digital atau LCD 
  • Akurasi penghitungan yang bagus 
  • Dengan Microcomputer Control yang menggunakan Light Touch Keyboard dan Key Sound Function 
  • Termasuk Special Test Probe. Dapat menunjukkan Frequency Voltage Peak Value dan Power Value 


G. Ultrasonic Cleaning Machine Sel
Fungsi untuk membersihkan PCB pada Ponsel lebih cepat dan aman. Cara ini lebih efektif daripada menggunakkan sikat pembersih, merendam dalam cairan pembersih, ataupun melalui penguapan. Dan hal tersebut cukup ampuh untuk membersihkan sampah kotor, ataupun cairan flux, menembus rangkaian pada circuit board dan SMD. Gelombang ultrasonic bergerak dengan solusi pembersihan, melakukan efek cavitasi (cavitation), dengan formasi cepat yang menghasilkan gelembung mikroskopik.

Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan LED digital display status. 
  • Dengan design somatology. 
  • Dengan Frekuensi Tinggi untuk pencucian lebih maximal. 


H. Electronic Desktop Lamps dengan Amplifying Lens
Sebagai alat penerangan saat melakukan perbaikan atau test komponen yang biasanya dilengkapi dengan kaca pembesar/lup. Fitur yang sebaiknya ada:

  • Dengan Ring-Formed Electronic Power-Saving Shadowless Bulb, yang berfungsi menghilangkan pantulan lampu ke mata saat Anda bekerja 
  • Dengan Omni-Directions yang dapat diputar 360° sehingga memudahkan kita bekerja. 


I. Full Skematik + Panduan Cara Repair/Service untuk Berbagai Tipe Ponsel
Meliputi wiring diagram, tata letak komponen, panduan service, test poin index, dll. Buku ini biasanya berukuran A5 dengan gambar dan tipe handphone, ada juga yang berbentuk CD. Sebaiknya Anda mencari tipe-tipe Ponsel yang sedang trend atau yang kemungkinan lebih banyak dicari orang handphone secondnya.


J. Sparepart Handphone
Dalam perbaikan Ponsel kita juga memerlukan sparepart baik itu layar LCD, speaker, kabel, dll. Anda bisa mendapatkannya bebas di pasaran. Biasanya kalau Anda membeli dalam partai besar maka harga beli akan lebih murah ketimbang secara eceran.


K. Komputer dan media akses
Sebagai penyimpan data dan proses perbaikan software pada Ponsel yang rusak. Karena dalam perbaikan Ponsel, selain bagian hardware adapun bagian software yang rusak karena corrupt atau hang. Untuk itu diperlukan scanning, flasher, format dll. Media untuk proses perbaikan software bisa menggunakan Grifin, Tornado dll. Atau yang lain dengan kabel data, bluetooth atau infrared sebagai media akses.

Komentar Anda Sangat Bermanfaat Bagi Perkembangan Blog InI
READMORE - Pengenalan Perlengkapan alat-alat Servis Ponsel dan Fungsinya